5 Penyakit yang Dapat Menyerang Saat Liburan ke Luar Negeri - BankiZocodes.COM

ads

 Komunitas Blogger Depok
LATEST UPDATES

Wednesday, October 19, 2016

5 Penyakit yang Dapat Menyerang Saat Liburan ke Luar Negeri


Apakah Anda punya rencana untuk liburan ke luar negeri? Jika ya, tentu Anda menginginkan pengalaman yang menyenangkan. Tapi, waspadai Anda mungkin merasakan sebaliknya. Ada beberapa penyakit yang mengintai para wisatawan saat liburan ke luar negeri. Artikel ini akan memberitahukan lima di antaranya:

Schistosomiasis
Lokasi beresiko: Afrika, Timur Tengah, sebagian negara Amerika Selatan, Karibia, dan negara di Asia Tenggara
Siput air tawar membawa cacing parasit yang bernama schistosoma. Parasit ini dapat menyebabkan penyakit yang juga dikenal dengan nama Bilharzia. Siput ini akan mengeluarkan larva cacing ke sungai, danau, kolam, dan lahan basah air tawar. Lalu, larva ini bisa berpindah ke Anda melalui penetrasi kulit, saat Anda berenang atau menginjak tanah tanpa alas kaki. 

Menurut World Health Organization (WHO), cacing ini merupakan endemik di 52 negara, di mana air terkontaminasi oleh kotorang orang-orang yang terinfeksi cancing ini. 

Gejala dari penyakit ini biasa baru muncul setelah dua bulan, seperti demam, keringat dingin, batuk, dan nyeri otot. Namun ada kasus, di mana pasien tidak menunjukkan gejala sama sekali.
Untuk mengobatinya, dokter biasanya akan beberikan obat praziquantil untuk membunuh parasit ini. 

Lokasi beresiko: Amerika Utara, Eropa, Asia
Penyakit lyme biasanya ditemukan di bagian utara Amerika. Ini disebabkan oleh bakteri yang menyebar melalui gigitan kutu berkaki hitam yang terinfeksi. 
Gejalanya antara lain: demam, sakit kepala, kelelahan, dan semacam ruam pada kulit yang disebut erythema migrans. Jika dibiarkan, infeksi ini dapat menyebar ke sendi, jantung, dan sistem saraf. 

Malaria
Lokasi beresiko: Afrika, Amerika Tengah dan Selatan, sebagian Karibean, Asia dan Pasifik Selatan
Malaria adalah penyakit parasit yang disebarkan oleh gigitan nyamuk Anopheles betina. Gejala termasuk demam tinggi, menggigil dan sakit seperti flu, dan jika tidak diobati malaria dapat berkembang menjadi penyakit parah dan bahkan kematian. WHO memperkirakan ada 207 juta kasus malaria pada tahun 2012.

Demam Berdarah
Lokasi beresiko: Wilayah Tropis di Afrika dan Amerika Selatan
The Aedes aegypti terus mendatangkan malapetaka dengan virus demam berdarah, yang dapat menyebabkan demam, menggigil, sakit kepala, sakit punggung dan nyeri otot. Sekitar 15% dari mereka yang terinfeksi virus ini dapat mengalami perdarahan, syok, kegagalan organ dan kadang-kadang kematian. WHO memperkirakan ada 200.000 kasus demam berdarah setiap tahun, dengan 90% di antaranya diperoleh di Afrika. 

Tuberkulosis
Lokasi beresiko: Afrika, Asia, Eropa Timur
Sepertiga dari total populasi dunia terinfeksi tuberkulosis (TB), yang merupakan penyebab kematian akibat infeksi terbanyak kedua di dunia(setelah HIV / AIDS). TB dapat terjadi dalam keadaan "laten" di mana orang membawa bakteri tanpa menderita penyakit itu sendiri. TB terjadi di hampir setiap negara, tetapi infeksinya lebih terkonsentrasi di negara-negara berkembang, khususnya di Asia, Afrika dan Eropa Timur.


Share This :

Post a Comment

 

Top